Puting Payudara Terasa Panas, Haruskah Khawatir?

Puting payudara terasa panas, kenapa? Pertanyaan ini mungkin pernah membuat Anda khawatir, khususnya jika pertama kali mengalaminya.

Kasus payudara panas atau sensasi terbakar sebenarnya cukup sering terjadi dan memang mengganggu banyak wanita. Tentu gejalanya berbeda-beda, tergantung kondisi yang mendasarinya.

Benjolan di payudara belum tentu kanker dan bisa jadi tumor jinak

Untungnya, pada sebagian besar kasus, Anda tidak perlu terlalu khawatir dengan payudara terasa panas. Setidaknya ada 5 alasan penyebab sensasi terbakar pada payudara, sebagian besar adalah penyebab minor. Yuk disimak!

1. Iritasi kulit

Kulit di puting mudah terluka, bisa menyebabkan peradangan dan nyeri. Gesekan dari pakaian atau bahan lain dapat menyebabkan payudara terasa panas seperti terbakar.

Rasa sakit ini mungkin timbul-hilang. Selain gesekan pakaian, ada beberapa penyebab iritasi kulit puting lainnya seperti:

  • Reaksi alergi untuk pakaian baru, deterjen, atau produk kecantikan
  • Bra atau sports bra yang tidak fit untuk ukuran payudara
  • Memar atau luka karena aktivitas seksual
  • Menyusui, mungkin gigitan bayi tidak tepat
  • Gigitan serangga

Jika puting terbakar karena iritasi kulit dan Anda sedang tidak menyusui, coba oleskan krim hydrocortisone yang dapat membantu meredakan gejala.

2. Infeksi

Infeksi payudara cukup sering terjadi bagi ibu menyusui, tapi bisa juga terjadi pada wanita yang tidak menyusui.

Salah satu masalah yang sering terjadi adalah mastitis, yakni peradangan pada jaringan payudara. Kondisi ini kerap dialami ibu menyusui dan dapat menyebabkan masalah lainnya seperti:

  • Payudara bengkak dan kemerahan
  • Payudara terasa sakit dan terasa lembek
  • Sensasi payudara terbakar
  • Payudara terasa hangat saat disentuh
  • Demam dan menggigil
  • Gejala seperti flu

3. Kehamilan dan menyusui

Payudara mengalami banyak perubahan dalam masa kehamilan. Mendekati masa melahirkan, ukuran payudara akan membesar dan menjadi lebih lembut. Kulit payudara tertarik melebar, akibatnya puting terasa kasar dan iritasi.

Posisi mulut bayi

Setelah kehamilan, banyak wanita yang mengalami nyeri puting karena menyusui. Umumnya rasa nyeri ini disebabkan karena posisi mulut bayi yang tidak tepat.

Anda membutuhkan banyak percobaan untuk mengetahui posisi dan teknik terbaik sesuai dengan gaya menyusu si kecil. Coba pastikan mulut si kecil dapat menutupi sebagian besar areola untuk mengurangi tekanan pada puting.

Seriawan

Menariknya, wanita menyusui juga bisa terkena masalah seriawan puting karena infeksi jamur. Bayi bisa terkena seriawan dan menularkan pada ibunya ketika menyusui. Sariawan juga bisa menyebar dari satu sisi payudara ke sisi lainnya.

Gejala sariawan pada puting meliputi:

  • Sensasi terbakar
  • Nyeri ekstrem yang konstan atau hanya saat menyusui
  • Rasa sakit yang tajam, menusuk, dan panas sesaat setelah menyusui
  • Kulit puting terkelupas

4. Perubahan hormon

Nyeri payudara juga sering dikaitkan dengan masalah perubahan hormonal. Bahkan ada siklus payudara nyeri yang terjadi setiap bulan, sekitar masa-masa awal menstruasi.

Umumnya rasa nyeri yang dirasakan sedikit kebas, tapi beberapa wanita mengalami sensasi terbakar. Untungnya, nyeri payudara karena aktivitas hormonal biasanya hilang dengan sendirinya ketika level hormon kembali ke level normal.

5. Penyakit Paget Payudara (Paget’s disease of the nipple)

Penyakit ini adalah bentuk kanker payudara yang langka. Sel kanker tumbuh di dalam atau di sekitar puting. Gejala penyakit Paget payudara mungkin hilang-timbul, membuatnya sulit dikenali.

Meski begitu, ada beberapa gejala yang bisa Anda perhatikan seperti:

  • Kulit payudara bersisik, bercak merah
  • Sensasi terbakar
  • Gatal atau kesemutan
  • Rasa sakit dan payudara melembut
  • Puting rata
  • Keluar cairan kuning atau darah

JIka Anda mengalami gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera temui dokter untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan lebih lanjut.

Kapan harus ke dokter?

Sebagian besar kasus payudara terasa panas atau sensasi terbakar tidak membutuhkan penanganan dokter. Namun, jika Anda mengalami gejala lain seperti yang dijelaskan di atas, sebaiknya segera temui dokter Anda.

Jika Anda ibu menyusui, coba lakukan konsultasi laktasi untuk membantu mencari teknik menyusui yang tepat dan mudah bagi si kecil dan bagi Anda sendiri. 

Lalu, jika sensasi terbakar payudara bertahan selama beberapa pekan, segera temui dokter untuk mendapatkan penanganan yang dibutuhkan.

Cara Tepat Melakukan Perawatan Vagina

Melakukan perawatan vagina sangat penting untuk menjaga organ kewanitaan tetap sehat. Sebab, vagina yang terawat dengan bagi dapat mencegah munculnya berbagai masalah kesehatan di area kewanitaan. Bukan hanya itu, masalah atau penyakit yang muncul pada organ kewanitaan dapat berpengaruh pada kesehatan secara menyeluruh.

Vagina merupakan organ reproduksi wanita yang memiliki perawatan paling mudah. Namun, terkadang, banyak orang yan masing terbuai dengan produk perawatan vagina yang belum tentu aman untuk digunakan atau dibutuhkan.

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai perawatan vagina, perlu diketahui vagina merupakan organ reproduksi berbentuk saluran penghubung ke rahim. Organ ini memiliki kemampuan untuk membersihkan dirinya sendiri, karena itu produk perawatan vagina sebenarnya tidak sangat dibutuhkan.

Bagaimana perawatan vagina yang benar?

Umumnya, kesehatan vagina juga dipengaruhi oleh kesehatan tubuh. Wanita dapat menjaga kesehatan alat reproduksinya dengan menjaga kesehatan tubuh seperti melakukan olahraga dan melakukan gaya hidup sehat. Cari tahun cara-cara merawat vagina dengan benar. 

Sekresi atau cairan vagina

Selain saat menstruasi, sangat normal bagi vagina untuk mengeluarkan cairan bening atau keputihan. Cairan yang seperti lendir ini diproduksi dari leher rahim atau lebih dikenal dengan serviks.

Perlu dicatat bahwa keputihan tidak selalu pertanda buruk. Meski ada mitos yang mengatakan keputihan yang banyak atau jernih berhubungan dengan infeksi menular seksual, namun perubahan jumlah keputihan bisa jadi merupakan hormonal. Dengan kata lain, keputihan dapat terjadi karena siklus menstruasi, kehamilan, atau menopause.

Karakter dan jumlah keputihan sangat bervariasi sepanjang siklus menstruasi wanita. Misalnya, ketika pada masa ovulasi atau saat ovarium melepas sel telur, cairan yang keluar akan menjadi lebih tebal dan melar, seperti putih telur mentah.

Keputihan yang sehat seharusnya tidak memiliki bau atau warna yang kuat. Beberapa wanita mungkin merasa basah dan tidak nyaman dengan keputihan yang terjadi, tetapi seharusnya keputihan tidak menyebabkan rasa gatal atau nyeri di sekitar vagina. Karena itu, ketika terjadi perubahan pada keputihan yang dirasa tidak normal seperti adanya warna yang pekat atau mulai berbau dan gatal lebih baik segera temui dokter.

Membersihkan vagina

Dalam memberikan perawatan vagina sebaiknya hindari penggunaan produk yang memiliki wangi dan bahan kimia yang dapat merusak tingkat pH. Penggunaan produk perawatan vagina yang berlebihan dapat mempengaruhi keseimbangan bakteri dalam vagina dan menyebabkan iritasi bahkan infeksi.

Untuk membersihkan vagina, lebih baik menggunakan sabun biasa tanpa pewangi untuk mencuci area vulva. Bersihkan vagina dengan lembut dan teratur setiap harinya. Vagina sebenarnya akan membersihkan dirinya sendiri secara alami dengan mengeluarkan cairan keputihan. Selain itu, juga sangat penting untuk membersihkan area perineum, yaitu daerah antara vagina dan anus, setidaknya sehari sekali untuk menjaga kesehatan vagina.

Produk perawatan vagina

Produk perawatan vagina yang memiliki parfum, seperti tisu beraroma atau deodoran vagina dapat mengganggu keseimbangan alami vagina yang sehat. Mencuci vagina dengan sabun biasa dan air saja sebenarnya sudah sangat cukup untuk menjaga vagina tetap sehat. 

Penting untuk diingat bahwa normal sekali jika vagina mengeluarkan aroma khasnya. Namun, apabila bau tersebut sangat mengganggu dan Anda harus menutupinya dengan produk wewangian, Anda harus menemui dokter umum segera untuk memeriksa gejala penyakit serius seperti infeksi jamur atau iritasi.

Jika Anda benar-benar ingin menggunakan produk perawatan vagina, pastikan produk tersebut hipoalergenik, ramah pH, merupakan alat pembersih yang ringan, tidak iritan, mencegah kekeringan, dan dapat memelihara keseimbangan mikroflora.

Selain itu, hindari douching atau teknik membersihkan bagian dalam vagina dengan menyemprotkan larutan air dengan cuka, soda kue, atau yodium. Douching sangat tidak disarankan karena dapat mengganggu keseimbangan vagina normal yang membuat vagina rentan terhadap infeksi atau penyakit kelamin lainnya.

Terakhir, dalam melakukan perawatan vagina adalah dengan mengunjungi dokter kandungan secara rutin. Semua wanita berusia 25-64 tahun harus melakukan pemeriksaan serviks secara teratur. Hal ini bertujuan untuk melihat adanya perubahan abnormal pada vagina dan dapat mencegah adanya infeksi atau penyakit serius pada organ kewanitaan.

Unibebi Cough Syrup, Obat Ampuh Atasi Batuk Anak

Batuk pada anak bisa saja disebabkan oleh flu atau pilek. Biasanya, batuk ini akan disertai juga dengan demam. Ketika kondisi seperti ini terjadi, Anda bisa mencoba menggunakan obat Unibebi Cough Syrup untuk mengatasinya.

Sebagai orang tua, Anda harus selalu waspada dengan tanda-tanda dari batuk serta demam pada anak. Jangan menunggu sampai gejala sudah semakin memburuk baru memberikan obat. 

Bagaimana Unibebi Cough Syrup bekerja?

Obat dari Unibebi ini mampu bekerja berkat ketiga kandungan utama yang digunakan. Ketiga komposisi utama itu bekerja sama untuk meredakan gejala batuk berdahak serta demam pada anak. Kandungan-kandungan itu terdiri dari:

  • Parasetamol

Kandungan utama dalam obat ini adalah parasetamol. Terdapat 120 mg parasetamol di dalam obat Unibebi Cough Syrup.

Parasetamol adalah sejenis obat acetaminophen, yaitu obat pereda nyeri yang juga bisa menurunkan demam. Obat ini sudah sangat umum digunakan di dalam obat-obatan untuk batuk, pilek, dan demam.

Karena parasetamol bisa meredakan nyeri, obat ini juga mengatasi gejala nyeri yang menyertai batuk serta demam, seperti sakit kepala. 

  • Guaifenesin

Ada juga kandungan guaifenesin sebanyak 25 mg di dalam obat ini. Guaifenesin ini merupakan kandungan obat yang bekerja untuk melancarkan pernapasan.

Guaifenesin akan melonggarkan kemacatan di dada dan tenggorokan Anda. Kemacetan ini biasanya terjadi akibat batuk yang berdahak. 

Dengan adanya Guaifenesin, anak Anda akan menjadi lebih mudah untuk batuk, sehingga batuk dan dahak tidak akan menumpuk dan membuat dada anak terasa tidak nyaman.

  • Chlorphenamine maleate

Kandungan berikutnya adalah chlorphenamine maleate. Kandungan ini terdapat pada obat Unibebi sebanyak 1 mg.

Chlorphenamine maleate merupakan sejenis obat antihistamin, yaitu obat yang berfungsi untuk menghilangkan rasa gatal pada hidung, mata berair, gejala bersin, serta hidung meler.

Gejala-gejala tersebut adalah gejala dari kondisi flu atau pilek, yang biasanya dibarengi juga dengan batuk dan demam. Oleh sebab itu, penggunaan obat Unibebi Cough Syrup dipercaya mampu mengatasi gejala pilek secara keseluruhan.

Cara tepat mengonsumsi obat

Karena ditujukan untuk anak, obat Unibebi ini hadir dalam bentuk sirup atau cairan. Dengan begitu, konsumsinya akan lebih mudah dilakukan oleh anak Anda dibandingkan dengan obat tablet.

Pastikan Anda memberikan obat Unibebi pada anak dengan cara yang tepat. Meskipun ditujukan untuk anak-anak secara keseluruhan, dosis untuk setiap golongan usia anak berbeda-beda. Berikut ini dosis tersebut:

  • Anak usia 2-6 tahun, 1-2 sendok takar atau 5-10 ml sebanyak 3-4 kali dalam sehari
  • Anak usia 6-9 tahun, 2-3 sendok takar atau 10-15 ml sebanyak 3-4 kali dalam sehari
  • Anak usia 9-12 tahun, 3-4 sendok takar atau 15-20 ml sebanyak 3-4 kali dalam sehari

Sesuaikan pemberian dosis obat Unibebi Cough Syrup dengan usia anak Anda. Hal ini sangat penting supaya pemberian obat pada anak tidak dilakukan dengan terlalu berlebihan.

Sebaiknya, obat Unibebi ini tidak diberikan dalam kondisi perut kosong. Berikan obat hanya setelah anak makan.

Waspadai juga efek samping yang mungkin akan ditimbulkan oleh pemakaian obat ini. Efek samping umumnya berupa mulut kering, mual, serta rasa kantuk. Tapi, tidak perlu khawatir, karena efek ini hanya bersifat sementara dan ringan.

Anda bisa mendapatkan obat Unibebi Cough Syrup secara bebas, tanpa memerlukan resep dari dokter. Akan tetapi, bukan tidak mungkin dokter akan merekomendasikan obat ini pada anak ketika melakukan pemeriksaan.

Rekomendasi Susu untuk Pertumbuhan Gigi Anak

Menunggu gigi anak tumbuh menjadi salah satu momen yang ditunggu-tunggu oleh orangtua. Biasanya gigi anak akan mulai tumbuh di usia 6 bulan. Namun, ada pula yang baru tumbuh di usia 7 bulan atau lebih. Jadi, orangtua tidak perlu khawatir jika gigi anaknya belum tumbuh di usia 6 bulan karena pertumbuhan gigi setiap anak berbeda-beda. 

Selain usia tumbuhnya yang berbeda, urutan tumbuh dan jumlah gigi anak  juga berbeda dari orang dewasa. Umumnya orang dewasa memiliki 32 gigi permanen sementara anak hanya memiliki 20 gigi susu. 

Nah, agar orangtua tidak khawatir dengan pertumbuhan gigi anaknya, sebaiknya orangtua mengetahui tahapan pertumbuhan gigi pada anak. Berikut ulasan selengkapnya.

Tahapan Pertumbuhan Gigi Anak

Gigi susu pada anak biasanya akan tumbuh per-pasang. Namun sebelum membahas urutan tumbuh gigi anak, kenali dulu jenis-jenis gigi yang akan tumbuh pada anak berikut ini.

  • Gigi seri, yaitu gigi yang memiliki fungsi untuk menggigit makanan. Gigi ini terletak pada bagian depan baik di rahang atas maupun bawah.
  • Gigi taring, yaitu gigi yang berbentuk lancip dan berfungsi untuk menyobek makanan. Gigi ini terletak di sebelah gigi seri.
  • Gigi geraham depan, yaitu gigi yang berfungsi untuk menghancurkan dan mengunyah makanan.
  • Gigi geraham belakang, yaitu gigi yang juga berfungsi untuk menghancurkan dan mengunyah makanan menjadi lebih halus. 

Itulah jenis-jenis gigi yang akan tumbuh pada anak. Adapun fase pertumbuhan gigi anak adalah sebagai berikut.

  • 6 – 10 bulan 

Gigi seri adalah gigi pertama yang akan tumbuh pada bagian rahang bawah di usia ini.

  • 9 – 16 bulan

Gigi seri kedua pada bagian rahang atas mulai tumbuh.

  • 13 – 19 bulan

Pada usia ini gigi geraham pertama akan tumbuh.

  • 17 – 23 bulan

Gigi taring mulai tumbuh. Fase ini menandakan kalau anak sudah bisa mengoyak makanan sendiri.

  • 23 – 33 bulan

Ini merupakan fase terakhir pertumbuhan gigi susu pada anak. Pada fase ini gigi geraham kedua akan tumbuh di rahang atas dan bawah. 

Rekomendasi Susu Untuk Pertumbuhan Gigi Anak

Kalsium adalah salah satu mineral penting yang harus terpenuhi pada anak terutama saat dalam masa pertumbuhan dan perkembangan, seperti masa pertumbuhan gigi ini.

Nah, salah satu cara memenuhi kebutuhan kalsium pada anak adalah dengan minum susu. Sudah sejak lama susu dikenal sebagai minuman dengan kandungan kalsium yang tinggi. Berikut rekomendasi susu untuk pertumbuhan gigi anak.

1. S-26 Procal Gold

Susu S-26 Procal Gold dirancang untuk anak usia 1 – 3 tahun. Susu ini mengandung

omega 3, omega 6, DHA, Kolin, dan Zat besi yang baik untuk mendukung proses berpikir anak. Selain itu, kandungan kalsium, vitamin D, dan fosfornya bagus untuk mendukung pertumbuhan serta menjaga kepadatan tulang dan gigi anak.

2. Dancow Advanced Excelnutri+ 1+

Susu ini mengandung vitamin A, C, E; selenium, zinc, minyak ikan, omega 3, omega 6, dan Lactobacillus rhamnosus  untuk melengkapi asupan gizi dan mendukung pertumbuhan anak. Kandungan serat pangan inulin, vitamin A, C, E; selenium, dan bakteri baik untuk menjaga kesehatan saluran cerna pada anak. Susu ini tersedia dalam beberapa varian rasa seperti vanila, coklat, dan madu. 

3. Nestle NAN Kid pH Pro 3

Susu yang diformulasikan untuk anak usia 1-3 tahun ini mengandung protein whey terhidrolisis parsial berkualitas tinggi sehingga mudah dicerna dan dapat membantu pembentukan otot anak. Kandungan kalsiumnya berperan dalam pembentukan serta mempertahankan kepadatan tulang dan gigi anak. Tidak hanya itu, susu ini juga mengandung asam lemak esensial LA dan ALA, 12 vitamin dan 9 mineral, serta probiotik Bifidobacterium lactis untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan pada anak. 

Itulah rekomendasi susu formula yang baik untuk masa pertumbuhan tulang dan gigi anak. Manakah yang menjadi favorit anak Anda?

Selain Salep Fungiderm, Ini Cara Lain Mengobati Panu

Panu adalah infeksi kulit jamur umum yang umum terjadi selama masa remaja dan awal masa dewasa. Ruam biasanya muncul sebagai hipopigmentasi beludru (pigmen lebih sedikit) atau makula hiperpigmentasi (bintik-bintik yang tidak menonjol) atau plak. Panu paling umum terjadi pada bagian wajah dan bahu. Panu sebenarnya bisa diobati dengan berbagai cara, salah satunya salep Fungiderm. Selain itu, ada beberapa cara pengobatan panu yang bisa Anda gunakan di rumah seperti berikut.

1. Salep Fungiderm

Salep Fungiderm mampu mengobati infeksi jamur pada kulit dan kuku yang disebabkan oleh dermatofita, candida, ragi-ragi jamur lainnya. Salep Fungiderm memiliki khasiat antibakteri sehingga dapat digunakan pada mikosis dengan infeksi sekunder oleh bakteri. 

Anda dapat menggunakannya dengan cara mengoleskan 2-3x sehari pada bagian yang sakit selama 10-14 hari secara teratur. Oleskan tipis-tipis pada kulit dan simpan pada tempat sejuk dan kering, serta terlindung dari cahaya. Segera hentikan jika terjadi iritasi dan hindari mata.

2. Sampo antiketombe

Sampo antiketombe dapat dijadikan obat antijamur, akan tetapi beberapa sampi dapat menyebabkan iritasi kulit. Sampo antiketombe dipercaya mampu menghilangkan panu, karena kandungan sejumlah regimen telah terbukti efektif menghilangkan infeksi jamur. 

Selain itu, sampo juga mengandung asam salisilat sulfur yang dapat dioleskan setiap malam sebagai lotion selama satu minggu atau dioleskan setiap hari sebagai lotion dan biarkan selama lima menit sebelum dibilas.

3. Perhatikan kandungan obat

Jika gejala tidak parah, Anda dapat memilih untuk merawat kondisi dari rumah. Gunakan salep Fungiderm atau sampo antijamur yang dijual bebas mungkin efektif untuk membunuh infeksi. Anda juga dapat memerhatikan kandungan yang dapat digunakan untuk mengobati panu dan harus memiliki bahan seperti berikut:

– Clotrimazole (Lotrimin AF, Mycelex)

– Mikonazol (Monistat, M-Zole)

– Selenium sulfida (sampo Selsun Blue)

– Terbinafine (Lamisil)

Apabila Anda mencari pertolongan medis untuk panu, dokter mungkin meresepkan obat yang berbeda, seperti krim topikal yang dapat dioleskan langsung ke kulit. Contohnya termasuk kandungan:

– Ciclopirox (Loprox, Penlac)

– Ketoconazole (Ekstina, Nizoral)

Selain itu, dokter mungkin juga meresepkan pil untuk mengobati panu, seperti:

– Flukonazol (Diflucan)

– Itraconazole (Onmel, Sporanox)

– Ketokonazol

Panu dapat sembuh dengan cepat dengan berbagai pengobatan oral. Akan tetapi, warna kulit mungkin belum bisa menyamar dengan waktu cepat. Perubahan warna bisa dilakukan selama beberapa minggu atau bulan setelah perawatan. Infeksi juga dapat kembali ketika cuaca menjadi lebih hangat dan lebih lembab. 

Panu akibat jamur kulit sebenarnya bisa Anda cegah dengan:

– Menghindari panas yang berlebihan

– Menghindari paparan sinar matahari yang berlebihan

– Menghindari keringat berlebih

Anda juga dapat membantu mencegah panu dengan menggunakan perawatan kulit dengan resep dokter ataupun mengoleskan salep Fungiderm. Obat ini bisa Anda beli di Toko SehatQ. Salep Fungiderm sangat bagus untuk mengatasi infeksi pada kulit dan kuku yang disebabkan oleh jamur. 

Selain panu, salep Fungiderm juga mengandung clotrimazol yang dapat menghambat pertumbuhan jamur.  Kandungan ini dapat mengobati kadas, kutu air, candidiasis, jamur pada kulit kepala, kuku, dan lipatan paha. Salep Fungiderm merupakan obat bebas terbatas sehingga frekuensi penggunaannya harus sesuai dengan kemasan atau anjuran dari dokter, apoteker, atau tenaga kesehatan lainnya.

Salep Acyclovir dan Perawatan Herpes

Herpes terjadi akibat adanya infeksi yang disebabkan oleh virus herpes simplex atau dikenal dengan istilah HSV. Kondisi ini menyebabkan luka dan lepuhan untuk terbentuk di mulut atau kelamin, serta berbagai macam gejala lainnya. Ada dua jenis HSV yang menyebabkan penyakit herpes, yaitu HSV-1 (yang mana akan menyebabkan seseorang menderita herpes oral yang memengaruhi mulut dan kulit di sekitarnya) serta HSV-2 (yang menyebabkan herpes kelamin dan akan menular lewat hubungan seksual).

Jika seseorang menderita infeksi HSV, ia akan memiliki kondisi ini seumur hidupnya, meskipun beberapa orang tidak akan menunjukkan gejala sama sekali. Tidak ada obat untuk herpes, namun perawatan seperti menggunakan salep acyclovir dapat membantu mengontrol gejala dan mengurangi kemungkinan penyakit ini kambuh lagi. HSV merupakan sebuah virus yang sangat lazim dijumpai. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, sekitar 67 persen orang di seluruh dunia memiliki infeksi HSV-1, dan 11 persen memiliki infeksi HSV-2.

Penyebab 

Ketika HSV ada di kulit tubuh, virus ini akan dengan mudah menular ke orang lain lewat sentuhan kulit-dengan-kulit pada kulit yang basah di mulut dan alat kelamin, serta dubur. Virus juga dapat menyebar lewat kontak dengan daerah lain di kulit dan mata. Jika hal tersebut terjadi, luka dan lepuhan akan terbentuk di daerah di mana virus masuk, dengan obat seperti salep acyclovir dapat membantu mengatasi gejala tersebut.

Seseorang tidak akan tertular HSV dengan menyentuh benda atau permukaan yang disentuh penderita herpes. Hal ini disebabkan virus tidak dapat hidup dalam waktu lama di luar tubuh. Infeksi dapat terjadi dengan cara melakukan hubungan seks lewat vagina atau dubur tanpa menggunakan pengaman atau kondom, berbagai mainan seks, dan melakukan kontak oral atau alat kelamin dengan seseorang yang memiliki herpes. Virus HSV paling menular pada saat di mana gejala awal muncul dan saat gejala mulai sembuh. Seseorang juga dapat menularkan virus saat tidak memiliki gejala apapun. Jika seorang wanita memiliki herpes kelamin saat melahirkan anak, virus dapat menular ke bayi. 

Orang-orang dengan herpes kelamin memiliki risiko yang lebih tinggi untuk tertular dan menularkan HIV, karena luka atau lepuhan di kulit dapat menjadi alat bagi HIV untuk masuk dan keluar tubuh. HSV-2 dapat meningkatkan jumlah sel CD4 di lapisan kelamin, yang mana dapat meningkatkan risiko infeksi jika seseorang terpapar HIV. Selain itu, orang-orang yang menderita HIV juga memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, dan hal ini dapat meningkatkan risiko komplikasi yang parah. Misalnya, jika seseorang memiliki herpes oral dan sistem kekebalan tubuh yang lemah, mereka memiliki risiko lebih tinggi dalam menderita keratitis, sejenis peradangan mata, dan encephalitis, yang mana merupakan peradangan pada otak. Selain itu, jika seseorang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah dan herpes kelamin, ada risiko lebih tinggi dalam mengembangkan peradangan di otak, mata, kerongkongan, paru-paru, atau hati, serta infeksi yang menyebar ke seluruh tubuh. 

Tidak ada obat yang dapat membersihkan atau membunuh virus herpes di dalam tubuh. Namun, dokter dapat meresepkan obat-obatan antivirus seperti salep acyclovir untuk mencegah virus berkembang biak. Selain itu, perawatan herpes OTC, yang biasanya hadir dalam bentuk krim, dapat membantu mengatasi sensasi gatal, kesemutan, atau nyeri yang sering terjadi di daerah di mana luka dan lepuhan tumbuh.

Resep Rujak Buah dan Rujak Lain ala Nusantara

Nusantara kaya akan makanan. Khusus untuk makanan segar yang tidak perlu ribet untuk diproses masak, ada rujak yang bakal membuat Anda ketagihan. Selama ini Anda mungkin sudah sangat familiar dengan resep rujak buah dengan rasa yang menyegarkan. Namun, tahukah Anda bahwa banyak lagi jenis rujak lain khas Nusantara yang sayang jika dilewatkan. 

Resep rujak buah yang legit bisa dibuat dengan mudah di rumah

Rata-rata bahan untuk membuat resep rujak buah atau rujak lainnya tidak jauh berbeda. Kebanyakan rujak selalu dilengkapi dengan taburan buah, walaupun memang ada tambahan lain yang menjadi ciri khas di tiap daerah. 

Penasaran rujak apa saja yang identik dengan daerah-daerah di Indonesia? Berikut ini adalah beberapa contoh rujak ala Nusantara yang harus Anda coba setidaknya sekali seumur hidup. 

Rujak Buah 

Ini dia jenis rujak yang paling terkenal dan bisa dengan mudah ditemukan di mana saja. Resep rujak buah tidak sulit, Anda hanya memerlukan irisan tebal untuk beragam jenis buat yang kemudian ditambah dengan sambal kacang dengan rasa pedas manis sebagai cocolannya. Buah-buahan yang biasanya ada dalam resep rujak buah, antara lain nanas, mangga muda, jambu air, kedondong, dan bengkuang. 

Rujak Bebeg 

Bahan buah untuk rujak bebeg tidak jauh berbeda dengan resek rujak buah. Namun, ada tambahan buah lain yang identik dengan rujak ala Cirebon ini, yaitu ubi. Berbeda dengan rujak buah yang menggunakan irisan buah, rujak bebeg melumatkan atau menumbuk semua buah yang menjadi bahannya. Sambal untuk jenis rujak ini pun langsung digabung ketika proses penumbukan buah sehingga rasanya benar-benar bercampur. Bumbu untuk sambal rujak bebeg cukup sederhana, yaitu cabai, garam, gula merah, terasa, dan asam jawa. 

Rujak Juhi 

Ini dia rujak ala Betawi. Rujak ini biasanya berisi irisan timun, kol, kentang, dan taburan mie kuning. Namun, ciri khas lain rujak juhi yang tidak boleh terlewat adalah adanya potongan kepiting bakar di atas isian lain. Baru setelah itu, isian tersebut disiram dengan bumbu sambal kacang dan emping goreng. Soal rasa, boleh diadu!

Rujak Gobet 

Lagi-lagi, resep rujak gobet sangat mirip dengan resep rujak buah. Isiannnya biasa berupa beragam buah segar. Perbedaannya jika rujak buah memakai irisan buah yang tebal, rujak gobet menggunakan irisan tipis buah yang tampak seperti mi. Irisan tipis tersebut nantinya disatukan dengan saus pedas asam yang menjadi ciri khas dari jenis rujak khas Jawa ini. 

Rujak Petis Madura 

Sesuai namanya, ciri khas dari rujak petis Madura ada pada bumbu rujaknya. Sambal rujak diganti menjadi sambal petis khas Madura. Namun, jangan lupa tambahkan air dan cabai agar lebih enak ketika dicocol. Bahan buah untuk rujak petis Madura sendiri umumnya hanya terdiri atas mangga muda dan mentimun. 

Rujak Cingur 

Kalau Anda ke Surabaya, jangan sampai melewatkan rujak cingur! Ini merupakan rujak yang bahan utamanya adalah moncong sapi yang direbus dan diiris. Moncong tersebut nantinya dimakan dengan campuran mentimun, bengkoang, kecambah, kangkung, tahu, tempe, dan lontong. Bumbunya sendiri memakai ulekan kacang, petis, cabai, dan yang tidak boleh ketinggalan adalah pisang klutuk sehingga rasanya sulit untuk dilupakan. 

Rujak Kuah Pindah 

Sebenarnya, rujak kuah pindah adalah resep rujak buah pada umumnya, namun meniadakan sambal kacang yang terasa asam pedas manis. Sebagai gantinya, irisan beragam buah pada rujak ini disiram menggunakan ikan kuah pindang yang encer. Kuahnya sendiri dibuat menggunakan rebusan ikan, cabai, garam, dan terasi. 

Dari berbagai macam resep rujak buah ala Nusantara, mana saja yang pernah Anda coba? Atau mungkin, mana yang menjadi favorit Anda?

8 Penyebab Keputihan Berlebihan, Yuk Dipahami!

Keputihan adalah pertanda kesehatan sistem reproduksi wanita. Lalu, apa yang terjadi saat keputihan berlebihan? Apa penyebab keputihan berlebihan?

Keputihan normal mengandung campuran lendir serviks, cairan vagina, sel-sel mati, dan bakteri.

Wanita mungkin mengalami keputihan berat dari gairah atau selama ovulasi. Namun, keputihan berlebihan yang berbau tidak sedap atau terlihat tidak biasa dapat mengindikasikan kondisi yang mendasarinya.

Setidaknya ada 8 penyebab keputihan berlebihan yang sering dijumpai. Apa saja? Yuk disimak!

1. Gairah

Gairah seksual memicu sejumlah respons fisik dalam tubuh wanita. Gairah meningkatkan aliran darah ke alat kelamin. Jadi, pembuluh darah akan membesar dan mendorong cairan ke permukaan dinding vagina.

Keputihan yang disebabkan oleh gairah umumnya berwarna bening, berair, dan dengan tekstur licin. Cairan ini nanti akan membantu melumasi vagina dalam hubungan seks.

Tanda-tanda gairah wanita umumnya meliputi:

  • Denyut jantung dan pernapasan meningkat
  • Kemerahan pada wajah, leher, dan dada
  • Pembengkakan payudara
  • Puting mengeras

2. Ovulasi

Keputihan meningkat di tengah siklus menstruasi wanita, sekitar hari ke-14, saat tubuh bersiap melepas sel telur dari ovarium. Saat masa ovulasi semakin dekat, keputihan akan terasa lebih basah, lebih jernih, dan lebih elastis.

Setelah sel telur dilepaskan, debit keputihan bisa berkurang dan berubah menjadi keruh atau kental. Gejala ovulasi lainnya termasuk peningkatan suhu tubuh, nyeri perut satu sisi, dan muncul bercak.

3. Stres atau kasus ketidakseimbangan hormon

Ketidakseimbangan hormon karena stres atau kondisi kesehatan lainnya, seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS), juga dapat menyebabkan peningkatan keputihan.

PCOS memengaruhi sekitar 10 persen wanita usia sehat reproduksi. Sebagian mengalami keputihan lebih sedikit, sebagian lain mengalami keputihan yang meluap.

4. Reaksi alergi

Sama seperti bagian tubuh lainnya, reaksi alergi di dalam atau di sekitar vagina juga sangat mungkin terjadi. Beberapa penyebab alergi yang sering dijumpai antara lain pembersih vagina, pakaian, dan tisu toilet.

Selain keputihan berlebihan, wanita mungkin mengalami:

  • Gatal-gatal
  • Kemerahan
  • Nyeri saat berhubungan seks atau saat buang air kecil

5. Konsumsi antibiotik

Antibiotik sangat membantu untuk jenis-jenis penyakit tertentu. Namun, konsumsi antibiotik juga dapat mengganggu keseimbangan bakterial di vagina.

Kondisi ini bisa menyebabkan infeksi jamur (infeksi ragi) yang sering ditandai dengan peningkatan keputihan dengan tekstur kekuningan kental.

Gejala lainnya meliputi:

  • Gatal-gatal
  • Ruam
  • Nyeri
  • Rasa terbakar saat berhubungan seks atau buang air kecil

6. Penggunaan intrauterine device (IUD)

IUD adalah salah satu jenis alat kontrasepsi wanita yang dimasukkan ke dalam uterus. IUD sangat baik untuk mencegah kehamilan dalam jangka panjan, tapi IUD tetaplah benda asing bagi vagina.

Ada berbagai macam kasus karena IUD, mulai dari keputihan berwarna coklat, keputihan berair, hingga keputihan berbau. Temui dokter jika Anda mengalami tanda-tanda infeksi seperti:

  • Keputihan kuning, hijau, atau abu-abu
  • Bau busuk yang bertahan lama
  • Pembengkakan di area sekitar lubang vagina
  • Rasa sakit atau nyeri di sekitar lubang vagina

7. Konsumsi Pil KB

Pil KB adalah alat pengendali kehamilan bersifat hormonal. Ada banyak keuntungan dari pil KB, tapi mungkin ada beberapa efek samping yang harus diwaspadai.

Keputihan berlebihan termasuk dalam salah satu efek samping konsumsi pil KB. Anda juga mungkin mengalami beberapa gejala lain seperti:

  • Pusing atau sakit kepala
  • Mual
  • Payudara lembek
  • Perubahan libido

8. Tanda-tanda awal kehamilan

Hampir semua wanita mengalami keputihan berlebihan di awal dan selama masa kehamilan. Keputihan ini justru membantu melindungi janin dari infeksi yang mungkin menjalar dari vagina ke dalam rahim.

Keputihan ini mungkin encer dan bening. Gejala awal kehamilan lainnya termasuk:  

  • Telat haid
  • Payudara lembek
  • Mual
  • Kelelahan
  • Buang air kecil meningkat

Tips mengatasi keputihan berlebihan

Sebagian besar keputihan berlebihan mungkin bukan kabar buruk. Namun, wajar jika Anda merasa tidak nyaman karena volume yang terlalu banyak. Untuk itu, ada beberapa tips mengatasi keputihan berlebihan yang bisa Anda terapkan, yaitu:

  • Gunakan panty liners saat mengalami keputihan berlebihan. Langkah ini dapat menjaga celana dalam tetap kering dan membantu Anda tetap beraktivitas dengan nyaman.
  • Gunakan celana dalam bahan katun. Katun juga mungkin bisa membantu mencegah infeksi jamur. Tekstur katun yang lembut dan berongga dapat membantu vagina bernapas lebih bebas.
  • Usap dari bagian depan ke bagian belakang vagina. Langkah ini tampak sederhana, tapi sangat penting untuk mengurangi risiko infeksi tertentu.
  • Pilih pembersih vagina tidak beraroma. Secara umum, sebaiknya vagina tidak dibersihkan dengan sabun. Namun, jika mau, Anda bisa membersihkan area luar vagina dengan sabun khusus.

Demikian 8 penyebab keputihan berlebihan yang sering terjadi. Secara umum, Anda tidak perlu khawatir asalkan warna dan bau cairan keputihan masih terbilang aman. Semoga membantu, ya!

Yuk, Cegah Cacingan Dengan Combantrin!

Pada beberapa anak mungkin pernah atau sedang mengalami yang namanya cacingan. Tahukah Anda, cacingan tidak hanya bisa terjadi pada anak-anak saja, tetapi bisa pula terjadi pada orang dewasa. Namun, pada orang dewasa biasanya cacingan tidak disadari. Padahal jika tidak diatasi bisa menimbulkan masalah yang serius. 

Combantrin dipercaya dapat mengatasi cacingan pada anak. Nah, berikut kami akan membahas bagaimana Combantrin dapat mengatasi cacingan pada anak dan beberapa cara lain untuk mengatasi cacingan pada anak atau orang dewasa. Yuk, simak ulasannya pada artikel berikut! 

Apa itu cacingan? 

Ada banyak jenis cacing usus, tetapi yang paling umum adalah cacing kremi. Cacing kremi merupakan salah satu jenis cacing yang banyak ditemukan pada anak usia prasekolah dan sekolah, pun dengan orang dewasa. 

Cacing kremi menyebabkan bokong yang sangat gatal, dan biasanya akan memburuk pada malam hari. Jika anak Anda terinfeksi cacing kremi, biasnaya tidak serius dan dapat diobati dengan mudah dengan obat-obatan. 

Tanda dan gejala cacingan

Jika anak atau Anda menderita cacingan, mereka mungkin mengalami:

  • Kembung 
  • Diare
  • Kelelahan atau merasa lemah
  • Bergas
  • Mual
  • Mengeluarkan cacing di tinja Anda
  • Sakit perut atau nyeri tekan
  • Muntah 
  • Penurunan berat badan 
  • Gatal pada bagian bokong yang bisa menjadi merah dan meradang karena garukan
  • Tidak bisa tidur nyenyak
  • Nafsu makan yang berkurang

Combantrin 

Combantrin adalah obat cacing yang dapat mengatasi:

  • Cacing kremi (Enterobius vermicularis)
  • Cacing gelang (Ascaris lumbricoides)
  • Cacing tambang (Ancylostoma suodenale)
  • Cacing Trichostrongyfus colubriformis dan Trichostrongylus orientalls

Setiap tablet Combantrin 125 mg mengandung Pirantel Pamoat setara dengan pyrantel base 125 mg. Pirantel Pamoat dapat dgunakan untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh satu jenis cacing atau lebih pada orang dewasa dan anak-anak. Obat ini dapat ditoleransi dan tidak akan melekat pada pakaian oleh kontaminasi feses. 

Apabila salah satu keluarga Anda menderita infeksi dari beberapa jenis cacing di atas, maka besar kemungkinan anggota keluarga lainnya juga terinfeksi hal yang sama namun tidak terindentifikasi. Oleh karena itu, dianjurkan agar seluruh anggota keluarga mengonsumsi Pirantel Pamoat serta menjaga kebersihan lingkungan dan pakaian untuk mencegah terjadinya infeksi kembali. 

Cara lain mengatasi cacingan

Selain menggunakan Combantrin, praktisi pengobatan alami terkadang merekomendasikan strategi diet tertentu dalam pengobatan cacingan untuk mengoptimalkan asam lambung, yang melindungi dari parasit atau cacing yang ditularkan melalui makanan. Hal ini meliputi:

  • Untuk sementara hindari kopi, gula rafinasi, alkohol, dan biji-bijian olahan
  • Menambahkan lebih banyak bawang putih dalam makanan Anda
  • Meningkatkan konsumsi wortel, ubi jalar, labu, dan makanan lain yang tinggi beta-karoten (precursor, vitamin A, yang dapat meningkatkan ketahanan terhadap penetrasi oleh cacing)
  • Membangun kembali bakteri menguntungkan di usus Anda dengan mengonsumsi makanan kaya probiotik seperti yogurt
  • Makan makanan yang kaya vitamin C dan vitamin B
  • Menghindari daging atau ikan mentah 

Beberapa praktisi juga menyarankan pembersihan atau detoks usus, pendekatan yang melibatkan penggunaan diet serat tinggi dengan suplemen yang dapat membantu Anda dalam membersihkan cacingan atau parasit usus. 

Jadi, Combantrin adalah obat cacing yang dapat mengatasi cacingan dengan cara membunuh cacing, dengan mendepolarisasi senyawa penghambat neuromuskuler dan mengeluarkannya dari dalam tubuh Anda, biasanya tanpa memerlukan pencahar lainnya. 

Namun, perlu Anda ingat untuk mencegah infeksi berulang atau salah satu keluarga ada yang mengalami cacingan, pastikan seluruh keluarga Anda mengonsumsi Combantrini. 

Tips Memakai Eye Serum dengan Benar dan Simpel

Eye serum merupakan salah satu kunci perawatan wajah Anda yang jangan sampai ketinggalan untuk pemakaian rutin. Manfaat eye serum sendiri sangat banyak, mulai dari menghaluskan kulit, meminimalkan tanda-tanda penuaan seperti garis halus dan kerutan, sampai membuat warna kulit mata dengan area lainnya lebih merata. 

Namun, Anda pernah tidak kesal sendiri karena pemakaian eye serum Anda tidak berbuah manis seperti yang diharapkan? Jangan berpikiran dulu bahwa produk yang Anda gunakan tidak bagus atau tidak cocok. Bisa jadi, penyebab minimnya manfaat eye serum adalah cara pakai yang salah, yang selama ini Anda terapkan. 

Padahal sebenarnya, cara pakai eye serum cukup simpel dan tidak sulit. Anda hanya perlu melakukannya secara benar dengan memperhatikan hal-hal di bawah ini. 

Pastikan Wajah Bersih Terlebih Dahulu

Salah besar jika Anda langsung mengaplikasian eye serum di area kulit mata apabila wajah Anda masih kotor, apalagi jika habis berkegiatan di luar ruangan. Kotoran pada area mata yang diberi serum justru membuatnya semakin menempel dan sulit dibersihkan, yang pada akhirnya makin menyumbat pori-pori di area tersebut. Biasakanlah untuk mencuci wajah terlebih dahulu sampai benar-benar bersih sebelum menggunakan eye serum. 

Cuci Tangan Sebelum Pengaplikasian 

Bukan hanya kebersihan wajah yang mesti dipastikan. Saat hendak memakai eye serum, kebersihan tangan juga mutlak diperlukan. Untuk itu, Anda sebaiknya mencuci tangan terlebih dahulu ketika hendak memakai eye serum. Jangan lupa untuk menggunakan sabun antibakteri sekaligus lakukan gerakan cuci tangan yang benar agar tidak ada kuman yang tertinggal, ya. 

Oleskan saat Wajah Lembap 

Eye serum akan lebih bekerja efektif pada kulit wajah yang lembap. Jadi saat mau memakainya, jangan biarkan kulit wajah terlalu kering. Eye serum lebih baik dioleskan pada kulit yang basah atau lembap karena dapat membantu mengunci hidrasi. Alhasil area mata terjaga tetap lembut. 

Pakai Sebelum Menggunakan Pelembap 

Disadari atau tidak, urutan pemakaian semua produk perawatan kulit sangatlah penting. Khusus untuk eye serum, formulanya yang ringan membuatnya lebih baik diaplikasikan sebelum Anda memakai produk perawatan kulit lainnya. Yang sering menjadi pertanyaan, apakah tidak lebih baik memakai pelembap terlebih dahulu? Jika Anda memakai eye cream, menaruhnya setelah pelembap memang baik. Namun jika memakai eye serum, pastikan penggunaannya sebelum pelembap diaplikasikan ke kulit wajah Anda. 

Gunakan Sedikit Saja 

Perlu diingat bahwa kulit di sekitar mata Anda adalah area yang cukup kecil. Umumnya, And hanya perlu sangat sedikit eye serum untuk merawatnya. Jika bisa dialihkan ke ukuran yang lebih padar, eye serum seukuran kacang polong bisa untuk diaplikasian ke kulit di bawah kedua mata. 

Bawah Alis Menjadi Kunci 

Jika Anda mengoleskan produk eye serum ke kelopak mata atau di dekat bulu mata, itu terlalu dekat. Cukup oleskan produk di sepanjang tulang orbital atau tepat di bawah alis Anda dalam bentuk setengah lingkaran. Jangan mencoba mengoleskannya lebih dekat lagi ke bagian mata karena ini bisa membuat risiko iritasi dan sensasi terbakar menanti mata Anda. Tidak ingin demikian, bukan? 

Ratakan dengan Gerakan Lembut 

Ketika meratakan eye serum di area mata, pastikan Anda melakukannya dengan lembut. Ini mengingat area kulit mata termasuk bagian kulit yang sensitif. Anda bisa menggunakan jari manis untuk meratakan eye serum agar menyebar ke seluruh bagian area bawah mata. Sesekali, tepuklah dan ketuklah area mata agar eye serum lebih menyerap. Namun pastikan, tepukan tersebut bukan tepukan keras, melainkan tepukan lembut. 

Diamkan Beberapa Saat 

Jangan langsung menimpali eye serum di area mata dengan produk perawatan atau riasan wajah lainnya. Ini akan membuat manfaatnya tidak maksimal Anda rasakan. Sebaiknya Anda mendiamkan sejenak wajah Anda untuk beberapa waktu setelah pengaplikasian eye serum. Tujuannya supaya eye serum punya waktu untuk menyerap dan tidak hilang atau bergeser ketika Anda produk lain yang melapisinya. Tidak perlu terlalu lama, 3—5 menit adalah waktu ideal untuk mendiamkan pengaplikasian eye serum di area kulit mata. 

Cara-cara di atas adalah pengaplikaian eye serum secara profesional. Lakukan secara rutin dan Anda akan merasakan manfaat optimal dari pemakaian serum di area kulit mata Anda.