Cara Mengobati dan Merawat Mata Juling pada Bayi

Cara Mengobati dan Merawat Mata Juling pada Bayi

Mata juling atau strabismus adalah kondisi di mana terjadi ketidakseimbangan koordinasi pada kedua bola mata. Strabismus menjadi masalah umum pada kesehatan mata anak. Mata juling pada bayi terjadi ketika koordinasi antara otot bola mata tidak bisa bekerja bersama-sama dengan baik. Hal ini bisa juga disebabkan oleh otak yang tidak sempurna dalam mengatur pergerakan otot kedua bola mata.

Kondisi mata juling dapat disebabkan oleh faktor keturunan atau genetik. Selain itu, mata juling pada bayi bisa terjadi karena adanya gangguan perkembangan fisik. Masalah koordinasi antara otak, saraf dan otot bola mata dapat menjadi penyebab utama mata juling pada bayi. 

Terdapat banyak sekali cara pengobatan maupun pencegahan untuk mengatasi mata juling pada bayi.  Perlu diperhatikan bahwa terapi mata tidak bisa dilakukan sebagai pengganti tindakan pengobatan medis. Mintalah saran dan rekomendasi medis dari dokter terlebih dahulu sebelum melakukan pengobatan untuk kondisi medis tersebut. Beberapa perawatan terhadap anak atau bayi yang mengalami mata juling adalah sebagai berikut:

Penggunaan Kacamata

Permasalahan mata juling pada bayi dapat diobati dengan cara menggunakan kacamata. Cara ini cukup efektif untuk pengobatan mata juling yang cukup ringan. Otot mata pada bayi dapat lebih kuat ketika menggunakan bantuan dari kacamata.

Operasi Meluruskan Otot Mata

Mata juling pada bayi bisa disebabkan oleh posisi atau panjang otot yang berbeda antara kedua bola mata. Posisi otot yang tidak lurus dapat diatasi dengan cara melakukan operasi otot mata. Terapi penglihatan perlu dilakukan setelah dilakukan operasi. Tujuannya tentu agar otot mata terlatih dan dapat berkoordinasi dengan baik. Dalam kondisi tertentu, bayi yang setelah melakukan operasi mata sebaiknya tetap menggunakan kacamata. Hal ini berguna untuk memperkuat otot matanya. Tentu saja, keputusan operasi mata harus dengan konsultasi bersama dokter spesialis mata.

Melatih Mata

Tidak hanya otot fisik tubuh, mata juga memiliki otot yang dapat dilatih. Ketika berkonsultasi, biasanya dokter akan menilai kesehatan mata bayi dengan cara mengujinya. Bayi akan diberikan rangsangan untuk menilai apakah mata bayi dapat fokus dan bergerak seimbang pada kedua bola matanya.

Salah satu cara yang bisa kita lakukan untuk melatih otot mata adalah dengan teknik pencil push up. Tujuannya adalah dengan mengarahkan bola mata pada satu titik yang sama.

Letakkan satu buah pensil sejauh kira-kira 30 cm di depan mata bayi. Berikan rangsangan agar ia melihat ujung titik pensil. Kemudian latihlah dengan menggerakkan pensil menjauhi hidung dan mendekatkannya pada hidung secara berulang.

Lakukan kegiatan ini berkali-kali agara lebih efektif selama beberapa menit setiap harinya.

Menggunakan Penutup Mata

Gunakan penutup mata pada salah satu bola mata yang sehat. Tujuannya adalah merangsang otot bola mata yang lemah. Lakukan kegiatan ini selama 2-6 jam sehari untuk membuat mata bergerak ke arah yang sama. Pastikan untuk menggunakan penutup mata yang lembut agar tidak menimbulkan iritasi kulit.

Obat Tetes Mata

Sebelum menggunakan obat, pastikan Anda sudah berkonsultasi dengan dokter. Beberapa dokter akan memberikan resep untuk mengobati mata juling dengan menggunakan obat tetes.

Selalu perhatikan kesehatan mata pada bayi. Gangguan penglihatan seperti mata juling bila tidak ditangani dengan tepat dapat mengakibatkan gangguan lain seperti mata malas atau amblyopia. Jika dibiarkan maka dapat menyebabkan kaburnya penglihatan.

Segera lakukan konsultasi ke dokter spesialis mata jika Anda melihat tanda-tanda mata juling pada bayi. Hindari melakukan pengobatan alternatif dari dokter yang memeriksa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *